Radar Investor — Pasar • Investasi • Teknologi • Ekonomi
Pasar kripto kembali menghadapi tekanan pada pertengahan September 2026. Bitcoin (BTC) bergerak di sekitar level US$75.000 setelah mengalami penurunan, sementara perhatian investor tertuju pada dua perkembangan besar di Amerika Serikat: kegagalan Senat memajukan CLARITY Act dan keputusan terbaru Federal Reserve mengenai suku bunga.
![]() |
| REGULASI & THE FED JADI SOROTAN |
Bitcoin Bergerak di Sekitar US$75.000
Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$75.000 pada 16 September setelah sebelumnya mengalami penurunan sekitar 3%. Data yang dikutip FXStreet menunjukkan BTC sempat berada di sekitar US$75.500 dalam perdagangan tersebut. Tekanan terhadap Bitcoin muncul ketika sentimen positif di pasar kripto melemah. Salah satu pemicunya adalah perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat.
Namun, pergerakan harga Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh satu faktor. Kondisi likuiditas global, ekspektasi suku bunga, arus modal dan sentimen terhadap aset berisiko juga dapat memengaruhi volatilitas pasar.
CLARITY Act Gagal Maju di Senat AS
Salah satu perhatian utama pasar adalah CLARITY Act, rancangan undang-undang yang bertujuan memberikan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi aset digital di Amerika Serikat. Pada 15 September 2026, Senat AS gagal memajukan rancangan tersebut dalam voting prosedural. Reuters melaporkan hasil pemungutan suara mencapai 49–50, sehingga rancangan tersebut tidak mencapai ambang yang diperlukan untuk melanjutkan prosesnya.
Kegagalan tersebut menambah ketidakpastian mengenai arah regulasi aset digital di AS. Bagi industri kripto, kejelasan mengenai kewenangan regulator dan klasifikasi aset digital merupakan salah satu faktor yang diperhatikan investor dan pelaku industri.
Meski demikian, kegagalan dalam satu tahap legislatif tidak berarti pembahasan regulasi aset digital berhenti secara permanen. Perkembangan selanjutnya masih bergantung pada proses politik dan pembahasan kebijakan berikutnya.
Perhatian Beralih ke Federal Reserve
Di luar isu regulasi, pasar juga menghadapi perkembangan besar dari Federal Reserve. Dalam keputusan 16 September 2026, The Fed menaikkan target suku bunga federal funds sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4,00%. Reuters melaporkan keputusan tersebut merupakan kenaikan pertama sejak 2023.
Perubahan suku bunga AS penting bagi aset berisiko seperti cryptocurrency karena dapat memengaruhi kondisi likuiditas dan biaya modal di pasar global. Ketika kebijakan moneter menjadi lebih ketat, investor dapat melakukan penyesuaian terhadap alokasi asetnya. Karena itu, perkembangan kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan bersama dengan perkembangan regulasi kripto.
Pi Network dan Injective Ikut Mendapat Tekanan
Penurunan pasar tidak hanya terjadi pada Bitcoin. FXStreet mencatat Pi Network (PI) dan Injective (INJ) termasuk aset yang mengalami tekanan dalam periode 24 jam yang dilaporkan pada 16 September.
Pergerakan altcoin biasanya memiliki volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan aset kripto berkapitalisasi besar. Ketika sentimen pasar melemah, tekanan jual pada sejumlah altcoin dapat menjadi lebih besar. Namun, performa masing-masing aset tetap perlu dilihat berdasarkan data harga, volume perdagangan, likuiditas, perkembangan proyek, serta kondisi pasar secara keseluruhan.
Apa yang Perlu Diperhatikan Investor?
Dengan adanya kombinasi antara ketidakpastian regulasi dan perubahan kebijakan moneter AS, beberapa faktor menjadi penting untuk dipantau.
- Pertama, level harga Bitcoin. Area sekitar US$75.000 menjadi salah satu perhatian pasar karena Bitcoin sedang bergerak di dekat level tersebut.
- Kedua, perkembangan CLARITY Act. Investor perlu mengikuti apakah terdapat pembahasan atau upaya lanjutan terkait kerangka regulasi aset digital di AS.
- Ketiga, komunikasi Federal Reserve. Selain keputusan suku bunga, pandangan pejabat The Fed mengenai arah kebijakan berikutnya dapat memengaruhi ekspektasi pasar.
- Keempat, kondisi pasar altcoin. Pergerakan Pi Network, Injective, Ethereum dan aset digital lainnya dapat memberikan gambaran mengenai seberapa luas tekanan pasar.
Pasar Kripto Memasuki Fase Penuh Perhatian
Pergerakan Bitcoin menuju area US$75.000 terjadi ketika pasar menghadapi kombinasi beberapa faktor eksternal sekaligus. Kegagalan CLARITY Act memberikan tambahan ketidakpastian dari sisi regulasi, sementara keputusan The Fed menaikkan suku bunga memberikan konteks baru dari sisi kebijakan moneter.
Karena itu, pergerakan berikutnya tidak hanya bergantung pada grafik Bitcoin. Investor juga perlu memperhatikan perkembangan regulasi AS, kebijakan bank sentral, kondisi likuiditas dan sentimen pasar global.
Radar Investor
See Beyond the Market.
Insight untuk memahami peluang.
Pasar • Investasi • Teknologi • Ekonomi
