News
Loading latest update...

Ethereum Mulai Bergerak: ETH Tembus Resistance, Tapi Bisakah Menembus $3.000?

Ethereum kembali menguat di atas US$2.700 setelah menembus resistance penting. Simak arus ETF ETH, level US$2.800 dan peluang menuju US$3.000.

Radar Investor —Ethereum (ETH) kembali menjadi perhatian pasar crypto setelah pergerakannya menguat dan menembus sejumlah level teknikal penting. Pada 23 September 2026, ETH diperdagangkan di sekitar US$2.760, setelah sehari sebelumnya bergerak di kisaran US$2.700–US$2.800.

ETH TEMBUS $2.800? Menuju $3.000 atau Kembali Terkoreksi?
ETH Menuju $3.000 atau Kembali Terkoreksi?
Pergerakan tersebut menarik karena Ethereum tidak hanya bergerak mengikuti Bitcoin. Ada tanda bahwa arus modal ke produk investasi berbasis ETH kembali meningkat. Pertanyaannya sekarang bukan sekadar apakah ETH bisa naik.

Apakah Ethereum sedang membangun momentum baru yang dapat membawanya mendekati US$3.000?

ETH Mulai Keluar dari Fase Konsolidasi

Setelah mengalami pemulihan sejak pertengahan September, Ethereum mulai menunjukkan perubahan struktur harga.

Reuters mencatat ETH telah menembus resistance sekitar US$2.661,52 pada 11 September dan keluar dari pola teknikal yang disebut bull flag. Dalam analisis tersebut, area US$2.775–US$2.825 menjadi wilayah yang perlu diperhatikan sebelum ETH bergerak lebih jauh.

Pada 21 September, ETH bahkan sempat mencapai sekitar US$2.805 sebelum mengalami sedikit tekanan pada perdagangan berikutnya. Data historis menunjukkan ETH ditutup sekitar US$2.776 pada 21 September dan sekitar US$2.754 pada 22 September.

Artinya, pasar saat ini sedang menguji apakah area US$2.800 hanya menjadi resistance sementara atau dapat berubah menjadi pijakan baru.

ETF Ethereum Mulai Menunjukkan Perubahan

Salah satu perkembangan yang tidak boleh diabaikan adalah arus dana ke ETF spot Ethereum di Amerika Serikat. Menurut data Farside Investors, ETF Ethereum mencatat net inflow US$270 juta pada 21 September, setelah sebelumnya juga mencatat inflow pada 18 September. Pada 22 September, arus dana masih positif sekitar US$37,7 juta.

Inflow US$270 juta tersebut menjadi salah satu angka penting dalam pergerakan terbaru ETH. BlackRock melalui ETHA menyumbang sekitar US$110,1 juta pada 21 September, sementara Fidelity FETH mencatat sekitar US$73 juta.

Ini memberikan satu petunjuk penting:

Kenaikan ETH tidak hanya terjadi di pasar spot crypto, tetapi juga disertai aliran modal melalui instrumen investasi institusional. Namun, ETF inflow tetap bukan jaminan harga akan terus naik. Arus dana dapat berubah dari hari ke hari dan harga crypto tetap dipengaruhi kondisi makro, leverage, serta sentimen pasar.

Jadi, Apakah ETH Sedang Mengejar Bitcoin?

Bitcoin masih menjadi penggerak utama pasar crypto. Ketika BTC kembali menguat menuju area US$86.000, sebagian besar aset crypto ikut mendapatkan dorongan. Data pasar menunjukkan kenaikan Bitcoin juga diikuti oleh Ethereum dan sejumlah altcoin.

Tetapi ETH mempunyai faktor tambahan. Ethereum memiliki ekosistem jaringan yang luas, termasuk DeFi, staking, stablecoin, dan berbagai aplikasi berbasis blockchain. Karena itu, ketika minat terhadap aset digital kembali meningkat, Ethereum sering menjadi salah satu aset besar yang mendapatkan perhatian setelah Bitcoin.

Yang perlu dilihat sekarang adalah apakah penguatan ETH mampu bertahan meskipun momentum Bitcoin melambat. Jika jawabannya iya, maka pasar bisa mulai melihat adanya kekuatan relatif ETH, bukan sekadar efek spillover dari Bitcoin.

US$2.800 Menjadi Area yang Penting

Secara teknikal, area US$2.800 menjadi perhatian karena ETH sudah beberapa kali mendekatinya. Reuters mencatat area US$2.775–US$2.825 sebagai wilayah konsolidasi yang dapat menjadi tahap berikutnya setelah breakout.

Sederhananya US$2.700 → US$2.800 → US$3.000. Tetapi perjalanan tersebut tidak otomatis. ETH harus mampu mempertahankan momentum dan mengubah resistance menjadi support. Jika harga kembali jatuh di bawah area breakout, maka skenario kenaikan dapat kehilangan sebagian kekuatannya.

Reuters juga mencatat sekitar US$2.560–US$2.565 sebagai area yang perlu diperhatikan apabila tekanan jual meningkat. Penurunan lebih jauh ke sekitar US$2.350–US$2.360 akan menjadi sinyal teknikal yang jauh lebih negatif menurut analisis tersebut.

Lalu, Apakah US$3.000 Realistis?

Target US$3.000 bukan angka yang muncul tanpa dasar. Dalam analisis teknikal Reuters, pola breakout ETH memberikan proyeksi sekitar US$3.050. Namun, angka tersebut berasal dari pola grafik, bukan kepastian bahwa harga akan mencapai level tersebut. Ini perbedaan yang penting.

Target teknikal ≠ prediksi pasti. Pasar crypto dapat bergerak sangat cepat. Bahkan ketika struktur grafik terlihat positif, perubahan arus ETF, sentimen makro, Bitcoin, likuidasi futures, maupun perubahan selera risiko dapat mengubah arah dalam waktu singkat.

Karena itu, level US$3.000 lebih tepat dilihat sebagai area psikologis dan teknikal yang perlu diuji, bukan angka yang pasti dicapai.

Ada Satu Risiko yang Sering Terlupakan

Ketika harga bergerak cepat, leverage biasanya ikut meningkat. Kenaikan ETH dapat menarik trader baru untuk membuka posisi futures. Jika harga kemudian berbalik tajam, posisi leverage dapat mengalami likuidasi dan memperbesar pergerakan turun.

Dengan kata lain, semakin cepat kenaikan ETH, semakin penting melihat apakah kenaikan tersebut didukung permintaan spot yang berkelanjutan. Inilah mengapa data ETF menjadi penting. Jika harga naik sementara arus dana terus masuk, struktur pergerakannya berbeda dibandingkan kenaikan yang hanya didorong oleh spekulasi jangka pendek.

Ethereum Sedang Memasuki Fase yang Menarik

Ada tiga hal yang sekarang layak dipantau investor:

  • Pertama, area US$2.800. Apakah ETH mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut?
  • Kedua, arus ETF. Apakah inflow besar seperti pada 21 September dapat berlanjut?
  • Ketiga, hubungan ETH dengan Bitcoin. Jika Bitcoin tetap kuat, ETH bisa mendapatkan dorongan dari pasar secara keseluruhan. Tetapi jika ETH mampu mempertahankan kekuatannya ketika Bitcoin mulai bergerak sideways, itu akan memberikan informasi tambahan mengenai permintaan terhadap Ethereum.

Kesimpulan Radar Investor

Ethereum saat ini menunjukkan beberapa tanda pemulihan yang menarik. Harga telah bergerak kembali di atas US$2.700, resistance teknikal sebelumnya telah ditembus, dan ETF spot Ethereum kembali mencatat arus dana masuk yang signifikan. Namun, US$3.000 belum menjadi kepastian.

Area US$2.775–US$2.825 justru menjadi tahap penting untuk melihat apakah momentum Ethereum benar-benar berlanjut. Jika ETH mampu mempertahankan struktur tersebut, perhatian pasar kemungkinan akan semakin besar pada level US$3.000.

Sebaliknya, apabila harga gagal mempertahankan breakout dan arus modal melemah, kenaikan dapat berubah menjadi fase konsolidasi atau koreksi. Jadi, cerita Ethereum saat ini bukan sekadar ETH akan ke US$3.000.

Cerita yang lebih penting adalah Apakah Ethereum sedang membangun momentum baru yang didukung oleh arus modal, atau hanya mengikuti gelombang kenaikan Bitcoin?

Jawabannya akan mulai terlihat dari bagaimana ETH bereaksi di sekitar area US$2.800.

Catatan: Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Harga crypto sangat volatil dan analisis teknikal tidak menjamin hasil di masa depan.

Sumber: Reuters, Farside Investors, CoinGecko, Investing.com.

Baca Juga
    Oops!
    Koneksi internet Kamu sepertinya bermasalah. Cek koneksi internet dan coba lagi
    AdBlock Detected!

    Kami mendeteksi Anda menggunakan pemblokir iklan (AdBlock).
    Pendapatan dari iklan digunakan untuk mengelola situs web ini, mohon matikan pemblokir iklan atau masukkan situs kami ke dalam daftar putih (whitelist)