Radar Investor — Pi Network kembali memasuki fase upgrade teknis. Dalam postingan yang ditampilkan dari akun @PiCoreTeam pada 25 September 2026, Pi Network menyebut bahwa setelah penyelesaian upgrade Protocol 27 di Mainnet, Pi Testnet telah ditingkatkan ke Protocol 28.
![]() |
| Protocol 28 itu apa dan kenapa penting? |
Pertanyaan yang lebih penting adalah: apa sebenarnya yang sedang dibangun Pi Network melalui upgrade ini?
Bukan Sekedar Ganti Nomor Versi
Protocol upgrade pada blockchain bukan seperti memperbarui aplikasi biasa. Setiap perubahan protokol dapat berkaitan dengan bagaimana jaringan memproses data, menjalankan transaksi, menjaga konsistensi jaringan, hingga mendukung aplikasi yang dibangun di atas blockchain.
Dalam informasi yang dibagikan Pi Core Team, Protocol 28 membawa peningkatan pada cara jaringan menangani keterlambatan data transaksi.
Selain itu, upgrade tersebut disebut memungkinkan developer melakukan upgrade terhadap kelompok smart contract secara bersamaan serta melakukan perubahan terhadap data yang tersimpan dengan cara yang lebih aman ketika aplikasi berkembang.
Artinya, fokusnya bukan semata-mata pada pengguna yang melakukan mining melalui ponsel. Ada bagian yang jauh lebih penting di belakang layar: infrastruktur untuk aplikasi.
Kenapa Smart Contract Menjadi Bagian Penting?
Ekosistem blockchain tidak hanya bergantung pada jumlah token yang beredar. Nilai guna sebuah jaringan juga berkaitan dengan apa yang dapat dilakukan pengguna dengan aset dan aplikasi yang berjalan di atasnya.
Pi Network sendiri dalam berbagai pengembangan 2026 terus menempatkan utility dan developer sebagai bagian penting dari ekosistem. Pada Pi Day 2026, Pi Network misalnya memperkenalkan sejumlah pengembangan seperti Pi Launchpad di Testnet, peningkatan Node dan Protocol, serta kemampuan pembayaran Pi di Pi App Studio. Pi juga menjelaskan bahwa pengembangan tersebut diarahkan untuk memperluas utility dan partisipasi dalam ekosistem.
Karena itu, jika Protocol 28 benar-benar membawa peningkatan seperti yang disebut dalam pengumuman tersebut, implikasinya lebih tepat dibaca sebagai: Pi sedang memperkuat fondasi teknis untuk pengembangan aplikasi. Bukan sebagai sinyal otomatis bahwa harga Pi akan naik.
Ada Perbedaan Antara Teknologi dan Harga
Ini bagian yang sering tercampur dalam pembahasan komunitas. Ketika sebuah blockchain melakukan upgrade, sebagian pengguna langsung menghubungkannya dengan potensi kenaikan harga. Padahal hubungan tersebut tidak otomatis.
Upgrade protokol dapat meningkatkan kemampuan teknis jaringan. Tetapi harga aset tetap dipengaruhi oleh banyak faktor lain, termasuk likuiditas, permintaan pasar, aktivitas perdagangan, sentimen, kondisi pasar kripto secara keseluruhan, serta perkembangan utility yang benar-benar digunakan.
Jadi Protocol 28 ≠ jaminan harga Pi naik. Yang lebih masuk akal untuk diamati adalah apakah setelah upgrade terjadi peningkatan nyata dalam penggunaan jaringan.
Lalu Bagaimana dengan Angka Lockup Boost 198,14%?
Di tampilan Pi yang kamu kirim terdapat angka Current Lockup Boost: 198,14%. Angka ini juga perlu dibaca dengan benar. Itu bukan berarti harga Pi sedang naik 198,14%. Pi Network memang memiliki mekanisme Lockup yang memberikan multiplier terhadap mining rate. Dalam whitepaper Pi, multiplier lockup dapat mencapai 200% berdasarkan parameter lockup tertentu.
Pi juga menjelaskan bahwa fitur on-chain Lockup dapat meningkatkan mining rate dan bahwa batas 200% tersedia untuk mekanisme tertentu setelah Pi berada di Mainnet. Jadi angka 198,14% yang muncul pada akun Pioneer lebih tepat dipahami sebagai Lockup Boost terhadap mekanisme mining, bukan pertumbuhan nilai aset sebesar 198,14%.
Dengan kata lain, jangan sampai 198,14% Lockup Boost dibaca sebagai Pi naik 198,14% karena Itu dua hal yang berbeda.
Kenapa Protocol 28 Menarik untuk Dipantau?
Ada setidaknya tiga alasan.
1. Infrastruktur jaringan terus berkembang
Upgrade protokol menunjukkan bahwa Pi Network masih melakukan pengembangan pada lapisan blockchainnya. Pi sendiri saat ini menampilkan proses upgrade protokol Mainnet sebagai bagian dari perkembangan Node.
2. Developer menjadi semakin penting
Semakin kompleks sebuah blockchain, semakin penting kemampuan developer untuk membangun aplikasi dan memperbarui aplikasi tersebut. Jika peningkatan Protocol 28 benar-benar mempermudah pengelolaan smart contract dan stored data seperti yang disebut dalam pengumuman Core Team, maka manfaat jangka panjangnya justru bisa berada di sisi developer.
3. Utility akan menjadi pembuktian berikutnya
Infrastruktur yang bagus tetap membutuhkan aplikasi yang benar-benar digunakan. Pi Network sendiri telah mengembangkan berbagai komponen ecosystem dan utility pada 2026, termasuk Pi Launchpad di Testnet dan kemampuan pembayaran Pi di Pi App Studio.
Karena itu, setelah upgrade protokol, pertanyaan berikutnya bukan hanya Berapa harga Pi Tetapi Apa yang benar-benar dibangun dan digunakan di atas jaringan Pi?
Radar Investor: Bagian yang Perlu Dipantau
Jika jadwal dalam pengumuman @PiCoreTeam tersebut berjalan sesuai rencana, periode menuju Oktober menjadi salah satu fase yang menarik untuk diamati. Bukan karena upgrade tersebut otomatis membuat Pi bullish.
Tetapi karena upgrade teknis dapat menjadi fondasi bagi perkembangan berikutnya. Radar Investor melihat ada tiga indikator yang layak dipantau:
- Pertama, perkembangan Node dan Mainnet. Apakah upgrade berjalan sesuai jadwal dan apakah operator Node dapat berpindah ke versi baru tanpa gangguan berarti?
- Kedua, aktivitas developer. Apakah semakin banyak aplikasi memanfaatkan kemampuan blockchain Pi?
- Ketiga, penggunaan nyata. Apakah utility Pi berkembang dari sekadar pembahasan komunitas menjadi transaksi, aplikasi, layanan, dan aktivitas ekonomi yang benar-benar digunakan?
Di sinilah perbedaan antara upgrade teknologi dan pertumbuhan ekosistem menjadi penting.
Kesimpulan
Protocol 28 bukan sekadar angka versi baru. Jika informasi dari pengumuman Pi Core Team tersebut terealisasi sesuai jadwal, upgrade ini membawa perubahan pada sisi teknis jaringan, termasuk penanganan keterlambatan data transaksi serta kemampuan pengelolaan smart contract dan data aplikasi.
Namun, pasar sebaiknya tidak langsung menerjemahkannya sebagai sinyal harga.
- Upgrade membangun fondasi
- Developer membangun aplikasi
- Pengguna menentukan apakah utility tersebut benar-benar hidup.
Jadi, setelah Protocol 28, pertanyaan paling menarik bukan hanya Pi akan ke mana Melainkan Seberapa jauh ekosistem Pi mampu menggunakan fondasi yang sedang dibangun?
Itulah bagian yang layak dipantau berikutnya.
