Sui Network sedang berada dalam fase yang menarik. Di satu sisi, jumlah token SUI yang beredar terus bertambah karena mekanisme vesting. Di sisi lain, ekosistem Sui sedang membangun aktivitas baru di sektor DeFi, stablecoin, pembayaran, hingga infrastruktur finansial.
![]() |
| SUI SUPPLY TEST |
Per 20 September, Tokenomist mencatat sekitar 4,096 miliar SUI atau 40,97% dari total supply telah unlocked. Total supply SUI sendiri ditetapkan sebesar 10 miliar token, sehingga sebagian besar supply masih berada dalam mekanisme vesting hingga tahun-tahun berikutnya.
Artinya, persoalan supply bukan sesuatu yang selesai dalam satu event. Ini adalah bagian dari struktur jangka panjang SUI.
SUI Bukan Hanya Cerita Token Unlock
Token unlock sering menjadi headline karena sederhana.
- Token bertambah
- Supply naik
- Investor kemudian khawatir akan tekanan jual
Tetapi untuk membaca SUI secara lebih mendalam, kita perlu melihat sisi lain dari persamaan tersebut. SUI adalah blockchain Layer-1 yang membangun ekosistem untuk DeFi, pembayaran, stablecoin, aplikasi dan berbagai infrastruktur on-chain. Dalam beberapa bulan terakhir, Sui juga semakin menonjolkan penggunaan stablecoin dan infrastruktur finansial.
Pada 17 September, Sui mengumumkan integrasi Daya untuk memungkinkan pembayaran berbasis stablecoin tanpa biaya gas bagi pengguna tertentu di Afrika. Sui juga mempublikasikan pengembangan confidential finance dan berbagai infrastruktur DeFi pada September.
Jadi ada dua cerita yang berjalan bersamaan yaitu Supply SUI bertambah versus Ekonomi jaringan Sui berkembang. Di antara dua hal inilah nilai fundamental token harus dibaca.
Berapa Banyak SUI yang Masih Belum Beredar?
Data Tokenomist per 20 September menunjukkan sekitar 40,97% SUI telah unlocked. Dengan total maksimum 10 miliar SUI, berarti sekitar 59% masih belum masuk ke circulating supply. DefiLlama juga mencatat circulating supply sekitar 4,097 miliar SUI dan maximum supply 10 miliar.
Angka tersebut memberikan satu konteks penting SUI masih berada dalam fase distribusi supply. Karena itu, investor yang hanya melihat market cap saat ini dapat melewatkan persoalan fully diluted valuation.
Jika seluruh 10 miliar SUI pada akhirnya beredar, valuasi terdilusi penuh akan berbeda secara signifikan dari valuasi berdasarkan circulating supply saat ini. Ini bukan berarti harga harus turun. Namun berarti pertumbuhan demand harus diperhatikan bersama pertumbuhan supply.
Unlock Berikutnya: Akhir September dan Awal Oktober
Jadwal unlock SUI perlu dibaca dengan hati-hati karena berbagai tracker dapat mengelompokkan alokasi secara berbeda. DefiLlama saat ini mencatat cliff unlock sekitar 2,07 juta SUI pada 30 September 2026, dengan nilai sekitar $1,78 juta berdasarkan data yang tersedia.
Sementara CoinGecko mencatat event berikutnya pada 1 Oktober 2026 sebesar sekitar 13,26 juta SUI, termasuk alokasi untuk Community Reserve, Early Contributors, dan Mysten Labs Treasury. Perbedaan angka tersebut menunjukkan mengapa investor sebaiknya tidak hanya mengambil satu angka dari headline. Yang lebih penting adalah memahami:
- Tanggal pelepasan
- Kategori penerima
- Jumlah token
- Persentase terhadap circulating supply
- Dan apakah token tersebut benar-benar masuk ke pasar.
Karena unlock bukan berarti sell-off otomatis. Token yang unlocked bisa disimpan, digunakan dalam ekosistem, dipindahkan, atau dijual. Dampak akhirnya bergantung pada perilaku pemegang token dan kondisi pasar.
Inilah Bagian Menariknya: Sui Mulai Memiliki Mesin Ekonomi
Salah satu perkembangan yang layak diperhatikan adalah mekanisme buyback SUI. Menurut data resmi Sui, jaringan memperoleh pendapatan dari gas fee dan yield yang berasal dari stablecoin. Sui Foundation kemudian menggunakan yield tersebut untuk membeli SUI di pasar terbuka setiap hari.
Ini membuat struktur ekonominya menjadi menarik. Secara sederhana:
Stablecoin tumbuh
↓
Stablecoin menghasilkan yield
↓
Yield menghasilkan revenue
↓
Revenue digunakan untuk membeli SUI
↓
SUI dibeli kembali dari pasar
Namun ada satu detail penting, SUI yang dibeli kembali tidak dibakar. Menurut penjelasan resmi Sui, token yang dibeli kembali kemudian didistribusikan kembali kepada network participants seperti DeFi, validator, dan ecosystem partners. Jadi buyback tersebut tidak mengurangi total supply SUI secara permanen.
Ini perbedaan penting dibanding mekanisme burn. Buyback dapat menciptakan permintaan pasar. Tetapi tidak otomatis mengurangi maximum supply.
Stablecoin Bisa Menjadi Kunci Cerita SUI
Sui mencatat total stablecoin float sekitar $449,3 juta pada data resminya. Sui juga melaporkan sekitar 3,6 juta alamat yang memegang stablecoin dalam ekosistemnya. Ini penting karena stablecoin bukan hanya aset yang diam di blockchain. Stablecoin dapat menjadi infrastruktur untuk:
- Pembayaran
- Trading
- DeFi
- Lending
- Settlement
- Transfer lintas negara.
Semakin besar penggunaan stablecoin, semakin besar pula potensi aktivitas ekonomi di dalam jaringan. Sui bahkan menjelaskan modelnya secara sederhana More usage → more stablecoin float → more yield → more buybacks. Jika model ini terus berkembang, maka pertumbuhan stablecoin dapat menjadi salah satu indikator fundamental yang perlu diperhatikan investor SUI.
Tetapi Ada Satu Masalah
Buyback bukan berarti supply baru hilang. Inilah bagian yang sering terlewat. Misalnya SUI unlocked → supply bertambah, sementara Foundation buyback → permintaan pasar bertambah. Keduanya dapat terjadi bersamaan. Maka pertanyaan akhirnya adalah Mana yang tumbuh lebih cepat?
- Jika supply bertambah lebih cepat daripada demand, tekanan dilusi tetap ada.
- Jika aktivitas jaringan menciptakan demand yang cukup besar, tambahan supply dapat lebih mudah diserap.
Jadi investor tidak seharusnya hanya melihat Ada buyback, tetapi juga seberapa besar buyback dibandingkan tambahan supply?
DeFi Sui Mulai Masuk ke Fase yang Lebih Kompleks
Data terbaru juga menunjukkan Sui bukan sekadar blockchain yang mengandalkan transaksi sederhana. Sui sedang membangun beberapa lapisan infrastruktur finansial. Dalam publikasi September, Sui menyoroti DeepBook, gasless stablecoin, akses Bitcoin melalui Hashi, serta pengembangan infrastruktur untuk confidential finance. Data pasar terbaru juga menunjukkan Sui memiliki sekitar $496,6 juta TVL pada 18 September menurut analisis Phemex yang mengambil data pasar saat itu.
TVL bukan ukuran sempurna untuk menilai kesehatan blockchain. Tetapi ia membantu menjawab pertanyaan sederhana Apakah ada modal yang benar-benar bekerja di dalam ekosistem? Semakin banyak aset yang digunakan dalam DeFi, semakin besar kemungkinan terbentuknya aktivitas ekonomi.
Namun TVL Tinggi Tidak Otomatis Membuat SUI Naik
Ini juga perlu ditegaskan. TVL adalah indikator penggunaan ekosistem, bukan jaminan harga token. Sebuah blockchain dapat memiliki TVL tinggi tetapi tokennya tetap menghadapi tekanan jika:
- Supply meningkat cepat
- Pengguna tidak bertambah
- Aktivitas ekonomi stagnan
- Atau valuasi pasar sudah terlalu tinggi dibanding fundamental.
Karena itu, TVL sebaiknya dibaca bersama indikator lain. Untuk SUI, beberapa indikator yang layak dipantau adalah:
- TVL
- Stablecoin supply
- Volume DEX
- Network transactions
- Revenue
- SUI circulating supply
- Buyback
Dengan begitu, investor mendapatkan gambaran yang lebih lengkap.
Gas Fee Turun, Tapi Itu Tidak Selalu Buruk
Ada hal menarik lain dari model Sui. Sui menjelaskan bahwa reference gas price dipotong sekitar lima kali pada April 2026. Kemudian pada Mei, transfer stablecoin tertentu dibuat gratis pada level protokol. Sekilas, penurunan gas fee bisa terlihat negatif karena fee merupakan sumber pendapatan blockchain. Namun Sui mengambil pendekatan berbeda.
Biaya yang lebih rendah dimaksudkan untuk mengurangi friction dan meningkatkan penggunaan. Dalam model Sui, sebagian pendapatan kini berasal dari yield stablecoin. Dengan demikian, model ekonominya mencoba bergeser dari semakin banyak transaksi → semakin banyak fee menjadi semakin besar penggunaan stablecoin → semakin besar float → semakin besar yield.
Apakah model tersebut dapat berkembang dalam jangka panjang? Itulah salah satu hal yang layak diamati.
Jadi, Apa Hubungan Semua Ini dengan Harga SUI?
Hubungannya tidak langsung dan Tidak ada rumus sederhana TVL naik = SUI naik, atau Unlock = SUI turun. Pasar jauh lebih kompleks. Namun kita bisa membangun kerangka berpikir Sisi Supply
- token unlock
- vesting
- circulating supply,
- remaining supply.
Sisi Demand
- DeFi,
- stablecoin,
- transaksi,
- developer activity,
- staking,
- buyback,
- penggunaan jaringan.
Kemudian pertanyaannya Apakah pertumbuhan demand mampu mengejar pertumbuhan supply? Itulah inti analisis SUI.
5 Data yang Sebaiknya Masuk Radar Investor
- Circulating Supply, Perhatikan apakah jumlah SUI beredar meningkat sesuai jadwal.
- Stablecoin Float, Pertumbuhan stablecoin dapat menjadi indikator penting bagi model ekonomi Sui. Saat ini Sui melaporkan stablecoin float sekitar $449,3 juta.
- Buyback, Bukan hanya apakah buyback terjadi, tetapi berapa besar nilainya dibandingkan dengan supply yang masuk.
- TVL dan DEX Volume, Keduanya membantu melihat apakah DeFi benar-benar digunakan.
- Unlock Schedule, Jangan hanya melihat satu tanggal. SUI memiliki vesting yang berlangsung hingga 2030, sehingga supply merupakan tema jangka panjang.
Tiga Skenario yang Perlu Dipantau
Daripada mencoba menebak harga SUI, lebih berguna membayangkan tiga kondisi.
- Skenario pertama: Ekosistem tumbuh lebih cepat. Jika stablecoin, DeFi, transaksi, dan aktivitas aplikasi meningkat sementara supply bertambah secara bertahap, tekanan dari unlock dapat lebih mudah diserap.
- Skenario kedua: Supply tumbuh, aktivitas stagnan. Ini menjadi situasi yang lebih menantang. Token terus masuk ke sirkulasi, tetapi pertumbuhan penggunaan jaringan tidak mengikuti. Dalam kondisi seperti ini, dilusi menjadi faktor yang lebih penting.
- Skenario ketiga: Aktivitas meningkat tetapi pasar terlalu leverage. Pertumbuhan volume tidak selalu berarti sehat. Jika aktivitas berasal dari leverage ekstrem, volatilitas dapat meningkat ketika posisi dilikuidasi. Karena itu, data spot, DeFi, stablecoin, dan penggunaan jaringan tetap penting.
SUI Sedang Menghadapi Ujian yang Lebih Besar dari Sekadar Unlock
Pada akhirnya, token unlock bukanlah musuh utama SUI. Unlock hanya memperlihatkan satu sisi dari tokenomics. Ujian sebenarnya adalah apakah Sui Network dapat membangun ekonomi on-chain yang cukup besar untuk menciptakan permintaan berkelanjutan. Saat ini ada beberapa elemen yang mulai terlihat:
- DeFi
- Stablecoin
- Payments
- Buyback
- Institutional infrastructure
- Developer ecosystem
Namun semuanya masih perlu dilihat melalui data penggunaan nyata.
Kesimpulan Radar Investor
SUI memasuki periode yang menarik menjelang akhir September dan awal Oktober 2026. Data terbaru menunjukkan sekitar 41% supply SUI telah unlocked, sementara jadwal vesting masih berjalan hingga tahun-tahun berikutnya. Unlock berikutnya juga tercatat pada akhir September/awal Oktober, meskipun angka dapat berbeda tergantung metode pengelompokan tracker.
Di sisi lain, Sui sedang membangun ekonomi jaringan yang semakin kompleks. Stablecoin float telah mencapai sekitar $449 juta, dan Sui Foundation menggunakan sebagian yield stablecoin untuk melakukan buyback SUI di pasar terbuka.
Namun buyback tersebut tidak membakar SUI. Artinya, supply tetap menjadi variabel penting. Karena itu, cara membaca SUI bukan Unlock = bearish dan bukan juga Ekosistem berkembang = bullish.
Pertanyaan yang lebih tepat adalah Apakah pertumbuhan ekonomi Sui Network cukup cepat untuk mengimbangi pertumbuhan supply SUI? Itulah angka yang layak masuk radar.
- Bukan hanya harga
- Bukan hanya hype
Tetapi Supply → Usage → Revenue → Buyback → Demand. Jika rantai tersebut semakin kuat, cerita SUI dapat berubah dari sekadar proyek Layer-1 dengan token unlock menjadi sebuah jaringan dengan ekonomi on-chain yang semakin nyata. Dan seperti biasa:
See Beyond the Market.
Catatan: Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli atau menjual aset kripto. Jadwal dan jumlah unlock dapat berubah, sementara data TVL, stablecoin, volume, dan supply bersifat dinamis.
