News
Loading latest update...

AS dan China Bahas AI dan Rare Earths: Apa yang Dipertaruhkan bagi Pasar Global?

AS dan China membahas AI, rare earths, dan perdagangan. Simak dampaknya terhadap teknologi, rantai pasok, dan pasar global.

Radar Investor — Persaingan Amerika Serikat dan China memasuki wilayah yang semakin penting bagi dunia investasi. Bukan hanya soal tarif atau perdagangan barang. Kali ini, kecerdasan buatan (AI), mineral tanah jarang atau rare earths, teknologi, dan rantai pasok global ikut berada di meja perundingan.

AS dan China membahas AI, rare earths, perdagangan, dan rantai pasok teknologi global
AS dan China membahas AI
Menteri Keuangan AS Scott Bessent dijadwalkan bertemu Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di New York pada Minggu, 20 September 2026. Pertemuan tersebut berlangsung hanya beberapa hari sebelum Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan bertemu di Washington.

Bagi pasar, pertemuan ini menarik bukan hanya karena hubungan kedua negara. Ada pertanyaan yang lebih besar, siapa yang akan memiliki pengaruh lebih besar terhadap teknologi, bahan baku, dan rantai pasok ekonomi digital dunia?

AI bukan lagi sekadar persoalan teknologi

Selama beberapa tahun terakhir, persaingan AI sering dilihat dari sisi perusahaan teknologi.

  1. Siapa yang memiliki model AI paling canggih?
  2. Siapa yang menguasai chip?
  3. Siapa yang memiliki pusat data terbesar?

Namun perkembangan terbaru menunjukkan bahwa persaingan AI semakin sulit dipisahkan dari kebijakan ekonomi dan perdagangan. Reuters melaporkan bahwa pembicaraan Bessent dan He akan mencakup AI, perdagangan, rare earths, serta sejumlah persoalan ekonomi lainnya. AS dan China merupakan dua kekuatan utama dalam pengembangan teknologi AI dan penerapannya secara global.

Artinya, keputusan mengenai AI berpotensi memiliki konsekuensi jauh di luar industri software. Ia bisa memengaruhi semikonduktor, pusat data, energi, manufaktur, bahan baku, hingga perusahaan teknologi global.

Mengapa rare earths ikut menjadi perhatian?

AI membutuhkan infrastruktur. Selain chip dan pusat data, perkembangan teknologi modern juga membutuhkan berbagai komponen dan material yang berasal dari rantai pasok global. Rare earths menjadi penting karena sejumlah unsur tanah jarang digunakan dalam berbagai teknologi dan produk industri, termasuk komponen elektronik dan teknologi tinggi.

China memiliki posisi penting dalam rantai pasok rare earths global. Karena itu, pembahasan mengenai mineral tersebut tidak bisa dipisahkan dari persoalan perdagangan dan teknologi. Reuters menyebut rare earths sebagai salah satu topik yang akan dibahas dalam pertemuan Bessent dan He.

Bagi investor, ini membuat satu hal menjadi semakin jelas yaitu rantai pasok bahan baku dapat sama pentingnya dengan teknologi yang menggunakan bahan baku tersebut.

AI dan chip menjadi titik persaingan berikutnya

Persaingan AI antara AS dan China juga berkaitan erat dengan akses terhadap chip canggih. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa AI diperkirakan menjadi salah satu isu utama dalam pembicaraan Trump dan Xi. Kedua negara memiliki perbedaan mengenai akses chip, pengembangan teknologi AI, regulasi, serta risiko penggunaan AI tingkat lanjut.

Amerika Serikat selama beberapa tahun terakhir memberlakukan berbagai pembatasan terkait ekspor teknologi semikonduktor tertentu ke China. Di sisi lain, China terus mengembangkan kemampuan teknologi domestiknya. Situasi tersebut menciptakan sebuah perlombaan yang tidak hanya menentukan perusahaan mana yang mendapatkan keuntungan, tetapi juga dapat memengaruhi struktur industri teknologi global.

Ada peluang, tetapi juga risiko bagi perusahaan

Jika AS dan China berhasil menjaga hubungan perdagangan tetap stabil, perusahaan global berpotensi mendapatkan lingkungan bisnis yang lebih mudah diprediksi. Sebaliknya, jika pembicaraan kembali menemui hambatan, perusahaan yang bergantung pada rantai pasok lintas negara dapat menghadapi ketidakpastian yang lebih besar.

Dampaknya dapat muncul dalam beberapa bentuk:

  1. Biaya produksi yang lebih tinggi
  2. Perubahan sumber bahan baku
  3. Investasi pabrik di negara lain
  4. Pembatasan ekspor teknologi
  5. Perubahan harga komponen
  6. Serta strategi baru perusahaan semikonduktor dan AI

Karena itu, investor tidak cukup hanya melihat kinerja perusahaan AI. Rantai pasok di belakang perusahaan tersebut juga perlu diperhatikan.

Pertemuan hari ini belum tentu menghasilkan terobosan

Penting untuk membedakan antara agenda pembicaraan dan hasil nyata. Pertemuan Bessent dan He dijadwalkan membahas sejumlah persoalan ekonomi, tetapi keberadaan suatu isu dalam agenda tidak berarti kedua pihak telah mencapai kesepakatan.

Pertemuan di New York juga berfungsi sebagai persiapan menjelang pertemuan Trump dan Xi yang dijadwalkan pada 24 September. Dengan demikian, pasar kemungkinan akan memperhatikan bukan hanya pernyataan mengenai kerja sama, tetapi juga apakah terdapat kemajuan konkret mengenai tarif, rare earths, teknologi AI, chip, dan rantai pasok.

Mengapa investor perlu memperhatikan perkembangan ini?

Ada satu perubahan penting dalam ekonomi global. Dulu, investor dapat memisahkan teknologi dari geopolitik. Sekarang pemisahan tersebut semakin sulit. Sebuah perusahaan AI mungkin terlihat sebagai perusahaan teknologi, tetapi kinerjanya dapat dipengaruhi oleh harga listrik, ketersediaan chip, akses terhadap pusat data, bahan baku, aturan ekspor, dan hubungan perdagangan antarnegara.

Hal yang sama berlaku bagi perusahaan semikonduktor dan manufaktur teknologi. Karena itu, perkembangan hubungan AS-China dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ekspektasi investor terhadap sektor teknologi global.

AI bisa menjadi arena kerja sama sekaligus persaingan

Menariknya, AS dan China tidak hanya menghadapi persoalan persaingan. Kedua negara juga memiliki kepentingan dalam mengurangi risiko yang muncul dari perkembangan AI yang sangat cepat.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa kedua negara tengah mempersiapkan pembicaraan mengenai risiko keselamatan AI. Ini menunjukkan bahwa hubungan AI AS-China memiliki dua sisi.

  • Pertama, kompetisi: siapa yang memimpin teknologi AI.
  • Kedua, pengelolaan risiko: bagaimana memastikan perkembangan AI tidak menciptakan risiko yang sulit dikendalikan.

Bagi industri teknologi, kedua sisi tersebut sama-sama penting.

Apa yang perlu dipantau investor setelah pertemuan?

Ada beberapa indikator yang layak diperhatikan setelah rangkaian pertemuan ini.

  1. Kebijakan rare earths. Apakah terdapat perubahan dalam akses atau ekspor mineral penting dari China?
  2. Aturan chip dan AI. Apakah pembatasan teknologi semakin ketat atau justru mulai dilonggarkan pada kategori tertentu?
  3. Tarif perdagangan. Perubahan tarif dapat memengaruhi biaya perusahaan dan harga produk di berbagai sektor.
  4. Rantai pasok. Perusahaan global mungkin semakin mempercepat diversifikasi produksi ke negara lain.
  5. Investasi AI. Jika ketidakpastian geopolitik berkurang, investasi pada infrastruktur AI dapat memperoleh lingkungan yang lebih stabil.

Sebaliknya, jika ketegangan meningkat, perusahaan mungkin harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengamankan rantai pasoknya.

Kesimpulan

Pertemuan AS dan China pada September 2026 menunjukkan bahwa AI telah berkembang menjadi isu ekonomi dan strategis, bukan lagi hanya perlombaan teknologi antarperusahaan. AI, chip, rare earths, perdagangan, dan rantai pasok kini saling berhubungan.

Bagi investor, perkembangan tersebut penting karena perubahan kebijakan antara dua ekonomi terbesar dunia dapat memengaruhi perusahaan teknologi, semikonduktor, manufaktur, energi, hingga pasar komoditas.

Pertemuan Bessent dan He pada 20 September menjadi salah satu tahap penting sebelum pertemuan Trump dan Xi pada 24 September. Namun, yang paling penting bukan sekadar apakah kedua pihak bertemu.

Pasar akan melihat apakah pertemuan tersebut menghasilkan perubahan konkret yang dapat mengurangi ketidakpastian atau justru membuka persoalan baru dalam persaingan teknologi global.

Sumber: Reuters, 18–20 September 2026.

Baca Juga
    Oops!
    Koneksi internet Kamu sepertinya bermasalah. Cek koneksi internet dan coba lagi
    AdBlock Detected!

    Kami mendeteksi Anda menggunakan pemblokir iklan (AdBlock).
    Pendapatan dari iklan digunakan untuk mengelola situs web ini, mohon matikan pemblokir iklan atau masukkan situs kami ke dalam daftar putih (whitelist)